maislamiyahmalo.sch.id, BOJONEGORO (06/03/2026) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Malo menggelar program bertajuk "The Most KUA" dengan fokus pada Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada hari Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Atas MA Islamiyah Malo ini menghadirkan Muhamad Syaifudin sebagai pemateri utama, yang juga menjabat sebagai Penghulu KUA Malo .
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB diikuti oleh sekitar 150 siswa dari siswa MA Islamiyah Malo dan di hadiri Pengawas Madrasah Said Edi Wibowo . Sebelum memasuki sesi materi utama, acara dibuka dengan sambutan dari Kepala MA Islamiyah Malo, Drs. H. FATAH. M.Pd, yang menyampaikan apresiasi terhadap KUA Malo atas inisiatif yang diambil untuk membimbing generasi muda.
Foto : kegiatan di hadiri kepala madrasah, pengawas madrasah dan anggota KUA Malo
Dalam materinya, Muhamad Syaifudin menyampaikan berbagai hal penting terkait perkembangan remaja, mulai dari tantangan yang dihadapi hingga cara mengatasi masalah yang sering muncul pada usia sekolah. Ia menjelaskan bahwa remaja masa kini menghadapi berbagai pengaruh dari lingkungan sekitar, baik secara positif maupun negatif, sehingga diperlukan bimbingan yang tepat untuk membimbing mereka pada jalan yang benar.
"Remaja adalah generasi penerus bangsa, sehingga penting bagi kita untuk memberikan bekal pengetahuan dan nilai-nilai yang baik agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Muhamad Syaifudin.
MaterI yang disampaikan meliputi beberapa poin utama, antara lain:
- Pentingnya Pendidikan dan Disiplin Belajar: Remaja didorong untuk fokus pada pendidikan sebagai dasar untuk meraih masa depan yang lebih baik.
- Pengendalian Emosi dan Konflik: Cara mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang damai dan positif.
- Menghindari Dampak Negatif Teknologi dan Media Sosial: Pemanfaatan teknologi yang bijak dan menghindari konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya.
- Pemahaman Tentang Hubungan Sosial yang Sehat: Bagaimana membangun hubungan yang baik dengan teman sebaya, keluarga, dan masyarakat sekitar.
- Pencegahan Kenakalan Remaja dan Perilaku Berisiko: Penjelasan tentang dampak buruk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pernikahan dini, dan cara menghindarinya.
Sesi materi diikuti dengan sesi tanya jawab yang sangat antusias, di mana para siswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait masalah yang mereka hadapi sehari-hari. Beberapa siswa juga berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan sebagai remaja.
Selain itu, dalam acara ini juga diperkenalkan beberapa program positif yang dapat diikuti oleh remaja MAISMA, seperti klub keagamaan, olahraga, dan kegiatan kreatif lainnya yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri mereka.
Acara ditutup dengan arahan dari Muhamad Syaifudin yang mengingatkan para siswa untuk selalu menjaga nilai-nilai agama dan budaya, serta menjadi agen perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter dan masa depan remaja usia sekolah di kecamatan Malo, serta mempererat hubungan antara KUA, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan generasi muda.
Penulis : Moh. Ali Rohman
Editor : Sumardi

.jpeg)

0 Komentar